EveryEdubahasa Indonesiabahasa Korea

Bahasa Korea yang dipadatkan

Membaca berita — judul, sumber, angka, dan apa yang tidak dikatakan artikel itu

Anda bisa membaca kalimat bahasa Korea, lalu Anda membuka situs berita dan terhenti di judulnya. Itu bukan kekurangan kosakata: judul berita membuang partikel, mengubah kata kerja menjadi kata benda, dan membiarkan koma mengerjakan tugas sebuah klausa, sehingga ia harus diurai, bukan dibaca. Tujuh pelajaran harian tentang cara artikel Korea memadatkan diri — bentuk judul, teras berita, dan badan berita, serta mengapa Anda boleh berhenti setelah teras; mengurai judul sebelum membaca lebih lanjut; enam frasa yang menyandarkan klaim pada sumber dan dua yang tidak menyebut siapa pun; tata bahasa angka, termasuk mengapa perlambatan bukan penurunan dan mengapa poin persentase bukan persen; empat tingkat kepastian tentang masa depan yang dalam terjemahan sering melebur menjadi satu; dan bagaimana tajuk rencana menyatakan sikap yang tidak pernah diumumkannya. Setiap judul dan bacaan di sini kami tulis sendiri mengikuti bentuk ragam tersebut — menyalin artikel sungguhan bermasalah hak cipta, dan menyebut perusahaan nyata atau mengutip angka nyata akan membuat pelajaran mengajarkan sesuatu yang keliru dalam setahun. Kursus ini juga mengajarkan membaca, bukan hanya mengurai: 알려졌다 dan 것으로 보인다 tampak seperti penyebutan sumber padahal bukan, dan pembaca yang melewatkannya akan mengira dugaan sebagai fakta yang dilaporkan.

pelajaran
7
hari
7
menit
109
soal ujian
49
Batas lulus
80%

Kurikulum

Pelajaran berikutnya terbuka setelah pelajaran sebelumnya lulus dengan nilai 80%.

Minggu 1 · Cara artikel memadatkan isi

  1. 1Artikel berita bukan kalimat panjangJudul, teras berita, dan mengapa paragraf pertama sudah memuat segalanyaMembaca artikel dengan urutan yang dipakai pembaca Korea, dan berhenti setelah teras berita bila itu sudah cukup.13 mnt · 7 soal
  2. Bab bonus 1Terbuka setelah pelajaran 3
  3. Bab bonus 2Terbuka setelah pelajaran 6

Bahasa penjelasan kursus ini

Penjelasan ditulis dalam satu bahasa. Kalau sudah dialihbahasakan, tampil dalam bahasa itu; bagian yang belum tampil apa adanya dalam bahasa aslinya, bukan dikosongkan.

العربيةБългарскиDeutschEspañolFrançaisBahasa Indonesia日本語МонголPolskiPortuguêsРусскийไทยTürkçeTiếng Việt中文

Tentang kursus ini

Pertanyaan dan catatan dari orang-orang yang mengikutinya.

Memuat…