EveryEdubahasa Indonesiabahasa Korea
Bahasa Korea untuk bertahan hidup
Seratus kata dan delapan pola kalimat — cukup untuk seminggu di Seoul seorang diri
Anda sudah bisa membaca Hangeul. Sekarang ucapkan sesuatu dengannya. Tujuh pelajaran harian, masing-masing satu pola kalimat yang akan Anda pakai hari itu juga: halo dan terima kasih, memperkenalkan diri, menanyakan apa sesuatu itu, dua sistem angka, memesan dan membayar, menanyakan jalan, dan membuat janji bertemu. Tanpa istilah tata bahasa — pola-polanya langsung masuk ke mulut Anda, dan tata bahasa di baliknya datang di kursus-kursus sesudah ini.
- pelajaran
- 7
- hari
- 7
- menit
- 127
- soal ujian
- 49
- Batas lulus
- 80%
Kurikulum
Pelajaran berikutnya terbuka setelah pelajaran sebelumnya lulus dengan nilai 80%.
Minggu 1 · Kalimat yang dipakai hari itu juga
- 1Empat ungkapan pembuka segala pintuHalo, terima kasih, maaf, permisiMenyapa, berterima kasih, dan meminta maaf dalam bahasa Korea, serta memahami mengapa sebagian besar kalimat sopan berakhir dengan 요.
- Memperkenalkan diri저는 … 이에요 — pola kalimat yang tidak pernah berubahMemperkenalkan nama, negara, dan pekerjaan Anda dengan satu pola kalimat.
- Ini, itu — dan menanyakan apa itu이거 뭐예요 · 있어요 · 없어요Menunjuk apa saja dan menanyakan apa itu, serta mengatakan sesuatu ada atau tidak ada.
- Bab bonus 1Terbuka setelah pelajaran 3
- Dua set angka, dan kapan memakai masing-masingSatu untuk menghitung benda, satu untuk semua yang tertulisMenghitung benda dan orang, membaca harga, dan menyebut jam.
- «Tolong berikan» — kata kerja paling berguna di Korea주세요 · 얼마예요 · 계산해 주세요Memesan makanan, menanyakan harga, dan membayar dengan satu akhiran kata kerja.
- Menemukan jalan어디예요 · 여기 · 저기 · 가요Menanyakan di mana sesuatu berada, memahami jawabannya, dan mengatakan ke mana Anda pergi.
- Bab bonus 2Terbuka setelah pelajaran 6
- Sampai jumpa pukul tujuhWaktu, rencana, dan seluruh minggu dirangkaiMembuat janji bertemu dengan seseorang, dan melakukan percakapan singkat dari sapaan sampai pamit.
Bahasa penjelasan kursus ini
Penjelasan ditulis dalam satu bahasa. Kalau sudah dialihbahasakan, tampil dalam bahasa itu; bagian yang belum tampil apa adanya dalam bahasa aslinya, bukan dikosongkan.
Tentang kursus ini
Pertanyaan dan catatan dari orang-orang yang mengikutinya.
Memuat…